Kemendikbud!!! UN SMK Tahun 2020 Sesuai Dengan Protokol Covid19


Kemendikbud!!! UN SMK Tahun 2020 Sesuai Dengan Protokol Covid19
Guru Online- Meski sekola ditutup untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19) di lingkungan pendidikan, tetapi 28 Provinsi di Indonesia tetap melaksanakan Ujian nasional (UN) Sekolah Menegah Kejuruan (SMK). Akan tetapi Pelaksanan UN tahun ini berdeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini pelasanaan UN yang jatuh pada hari senin (16/03) harus sesuai dengan Protokol Kesehatan dari panitia UN Pusat. Hal ini dilakukan agar daerah yang melaksanakan UN agar warga sekolah tetap aman dan keselamatan dari penyebaran Covid-19.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim mengungkapkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun 2019/2020 berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh panitia pusat.

Ditengah merebaknya wabah Covid-19, pelaksanaan UN pada hari pertama berjalan relatif aman dan sesuai dengan protokol pencegahannya. Ada 28 Daerah yang melaksanakan UN pada hari Senin, 16 maret 2020 dengan total pesertanya sebanyak 729.763 (47,17%) di 7.380 (53,9%) sekolah. Hanya 6 Provinsi di Indonesia yang menunda pelaksanaan UN pada hari senin tersebut.

"Kemendikbud mendukung penuh Pemerintah Daerah yang menunda pelaksanaan UN berdasaarkan tingkat rasio yang dihadapi, dan telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mempermudah Pemerintah Daerah menghadapi tantangan ini.
Sementara bagi daerah yang tidak terdampak dan tetap melaksanakan UN, Saya ucapkan tetap semangat bekerja karena misi utama kita adalah untuk memastikan keamanan siswa dan tenaga pengajar di sekolah khususnya terkait pelaksanaan UN ini," Ujar Nadiem Makarim di Jakarta, Selasa (17/03).

Bagi Daerah yang menetapkan penundaan UN dan penghentian aktivitas belajar mengajar di sekolah, mendikbud menghimbau agar Dinas Pendidikan siswa tetap belajar dirumah, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, mengurangi aktivitas yang beresiko seperti berada di kurumunan.

"Kita dukung kebijakan Pemda untuk memastikan keamanan dan keselamatan semua warga sekolah. Ingat, ini bukan libur belajar, tetapi belajar dirumah, seperti anjuran Bapak Presiden", tegas Mendikbud.

Sebelumnya Badan Standar Pendidikan Nasional (BSNP) telah mengeluarkan surat edara nomor 0113/SDAR/BSNP/III/2020 tentang protokol pelaksanan UN tahun 2019/2020 untuk penanganan penyebaran Covid-19. Dalam surat tersebut BSNP menyatakan ada 8 poin yang perlu diperhatikan selama pelaksanaan UN Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Klik Disini.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Totok Suprayitno mengungkapkan pihaknya menghimpun laporan penyelenggaran UN SMK berdasarkan laporan dari Panitia di tingkat Provinsi serta pemantauan oleh tim Kemendikbud ke lapangan.
"Secara umum pelaksanaan UN SMK berjalan lancar, aman, dan kondusif walaupun ada kendala-kendala di beberapa sekolah dapat ditangani oleh panitia setempat. Protokol Kesehatan telah disosialisasikan dan dijalankannya", ujarnya.
Kemendikbud!!! UN SMK Tahun 2020 Sesuai Dengan Protokol Covid19

Sesuai dengan Pos UN, pada hari pertama peserta mengkuti ujian Bahasa Indonesia, kemudian pada hari kedua mata pelajaran Matematika, pada hari ketiga mata pelajaran Bahasa Inggris, dan pada hari keempat Teori Kejuruan.

Sumber: Kemendikbud



LihatTutupKomentar